Penyelaras: Natalia Permana
Setting/Layout/Desain Cover: Hasbi Mappiasse & Tim Syahadah
Cetakan I, April 2026
Copyright © Penerbit Syahadah, 2026
204 halaman; 14 x 21 cm
ISBN: 978-623-89878-2-5
Penulis: Anwar Marjan | Penyelaras: Natalia Permana
Setting/Layout/Desain Cover: Hasbi Mappiasse & Tim Syahadah
Cetakan I, April 2026 | Copyright © Penerbit Syahadah, 2026 | 200 halaman; 14 x 21 cm
ISBN: Masih Proses Usulan Perpusnas RI
Berbicara di hadapan orang banyak kerap kali menjadi hal yang menakutkan. Pada tahap awal menjadi pembicara. Siapa yang tidak merasakan detak jantung yang berpacu saat harus melangkah ke panggung dan berhadapan dengan audiens? Jangankan menjadi pembicara di depan umum, untuk sekedar bertanya atau memberikan tanggapan dalam sebuah diskusi, kadang keringat dingin, gugup dan salah tingkah bisa jadi teman setia yang selalu hadir dalam momen tersebut.
Didalam buku ini penulis
berusaha mengedepankan pentingnya kolaborasi antara kejujuran, kesopanan,
etika, empati, dan harmoni. Bahkan teknik penyampaian serta cara menghidupkan
setiap kalimat dengan perasaan dan keindahan. Dengan demikian, setiap
pembicaraan yang dihadirkan akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Marketing Manager: EKA [0881241395039]
Buku ini ditulis dan diilustrasikan oleh Chris dan Emma, dengan bantuan berharga dari Mazra serta anak-anak di D’Battos Kindergarten. Kami mengucapkan terima kasih khusus kepada Mazra atas kontribusinya dalam terjemahan.
Emma dan Chris menghabiskan satu tahun melakukan perjalanan di Asia, di mana mereka menyaksikan secara langsung dampak parah akibat pengendara yang tidak menggunakan helm. Dari pengalaman ini, mereka memahami bahwa banyak orang tidak menggunakan helm karena kurangnya edukasi mengenai fungsi otak dan konsekuensi cedera otak.
This book was written by Emma and Chris, with the wonderful support of Mazra and the children at D’Battos Kindergarten.
Emma and Chris spent a year travelling through Asia, where they witnessed the devastating consequences of not wearing helmets. With Mazra’s help, they came to understand that many people do not wear helmets due to a lack of education about how the brain functions and the serious consequences of brain injuries.
Model Pembelajaran PELAJARI
Penulis
Di SMK, model ini sangat relevan karena mendukung pengembangan kompetensi yang dapat diterapkan langsung di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Misalnya, guru dapat memulai proses belajar dengan mengajak peserta didik mengamati suasana lingkungan sekolah atau membaca karya sastra terkenal (tahap experiencing). Setelah itu, peserta didik diajak merefleksikan pengalaman mereka, menggali emosi dan makna dari hasil pengamatan (reflecting).
Selanjutnya, peserta didik dibimbing untuk memahami struktur dan gaya bahasa dalam puisi melalui diskusi kelompok (conceptualizing). Tahap terakhir adalah mereka menuliskan puisi dengan memanfaatkan apa yang sudah mereka alami dan refleksikan, kemudian mempresentasikan hasil karya mereka untuk mendapat umpan balik dari teman-teman dan guru (applying).
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis puisi tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu berkolaborasi. Dengan begitu, pelajaran Bahasa Indonesia di SMK menjadi lebih bermakna dan aplikatif bagi peserta didik.
==========
Cetakan I, Januari 2026
Copyright © Penerbit Syahadah, 2026
198 halaman + x ; 14 x 21 cm
ISBN: 978-623-89878-1-8
Harga: Rp. 125.000,-
Al-Bidayatu Fii Ilmi Tasrif
Penulis: Alif Salama Samsul, S.Pd., M.Pd. | Tahun 2025
MODUL PROJEK IPAS SMK
(PENDEKATAN KURIKULUM MERDEKA)
Sampul & Penata Letak: Tim Kreatif SCM & Andi Muh. Abdillah, S.Kom.